posted by on Tips and Tricks

10 comments

Saat ini banyak kaum wanita yang menggunakan jilbab dan bahkan sudah menjadi tren mode. Jilbab yang di kenakan banyak macamnya, mulai dari jilbab panjang yang menutupi dada, jilbab segi empat, pashmina, sampai jilbab instant yang dikenal dengan istilah bergo. Cara pemakaiannya pun beraneka ragam, pashmina misalnya, dipakai dengan cara dililit-lilitkan pada kepala, ada juga yang dipakai hanya dengan memasukkan saja seperti bergo. Dalam sudut pandang ‘trend fashion’ busana muslim, fungsi bandana disini adalah sebagai finishing touch pelengkap penampilan jilbab, namun jangan terpatok pada satu gaya berjilbab yang membuat penampilan Anda terlihat monoton. Untuk menciptakan penampilan yang lebih modis, diperlukan sedikit sentuhan kreativitas.

Aksesori paling sederhana yang bisa ditambahkan adalah headband atau bandana, yakni selembar kain berbentuk segiempat yang diikatkan pada kepala untuk penutup kepala atau hiasan rambut yang diikat dikepala, fungsi awal mulanya sebagai penghalang untuk melindungi kulit dan menahan rambut agar tidak jatuh dan mengganggu wajah. Bandana awal mulanya berasal dari India, kata bandana berasal dari istilah bahasa Hindi, “bandhnu” yang artinya mengikat. Bandana India itu terbuat dari kain sutera berwarna kuning yang dihiasi dengan motif dots berwarna putih atau kuning, seperti jumputan.

Pada abad ke-16 pedagang Portugis membawa bandana ke Eropa. Kemudian pada abad ke-18 banyak orang Eropa memakai bandana terutama orang Inggris, mereka menggunakan untuk sapu tangan dan syal. Di Amerika, bandana menjadi aksesoris paling umum di kalangan cowboy, bintang musik hip-hop, bahkan menjadi identitas tiap generasi. Bandana kemudian berkembang ke wilayah lainnya.

Trend bandana di Indonesia muncul pada era 80-an, yang dikenakan pada dahi para penari breakdance, fungsinya untuk menahan rambut mereka sehingga tidak menutupi mata mereka ketika sedang menari, dan trend bandana kembali muncul pada era 90-an. Bandana juga bisa dipakai oleh laki-laki maupun perempuan, bisa dipakai indoor, tetapi kebanyakan sering digunakan untuk kegiatan outdoor. Misalnya berolahraga, kemping, atau berkebun.

Bandana banyak fungsinya, selain untuk melindungi kepala dari panasnya matahari dan untuk merapikan rambut yang tergerai, bandana juga berfungsi untuk bergaya, oleh karena itu bandana bermacam variasi.

Gambar 1a

Gambar 1a

Gambar 1b

Gambar 1b

Dalam konteks ini, bandana dijadikan sebagai ornament pendukung pada jilbab dan menjadi trend-in untuk finishing touch jilbab, selain terlihat lebih simple, praktis, bisa tampil lebih casual dan modis. Memakai jilbab apapun bisa disertai bandana (headband) yang terbuat dari bahan kaos / stretch, berwarna senada atau gelap jika ingin tampil kalem (gambar 1a dan 1b) atau paduan warna kontras jika ingin tampil ceria (gambar 2a dan 2b).

Gambar 2a

Gambar 2a

Gambar 2b

Gambar 2b

Untuk penampilan lebih atraktif, kenakan bandana aksen aplikasi ornament bunga yang tampil unik dengan hiasan manik kayu. jika ingin tampil elegan, sematkan bros di kerudung atau pashmina. (gambar 3)

Gambar 3

Gambar 3

Gambar 3

Gambar 3


Bandana dapat juga dikenakan dengan ciput (dalaman kerudung berbentuk topi), untuk wajah yang cenderung bulat atau kecil agar tampak lebih panjang atau besar, tambahkan bandana didalamnya, untuk tampil dengan sedikit sentuhan formal. (gambar 4)

Gambar 4

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 5

Untuk penampilan yang casual sportif dengan sentuhan ethnic, kenakan bandana yang ber aksen kancing dengan bergo polos (tanpa topi busa) berbahan kaos, jika ingin tampil sedikit beda. (gambar 5)
So, bandana is a must have item these days, karena dengan bandana penampilan jilbab anda semakin simple, praktis, modis, menarik dan mempesona.
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 3.2/5 (66 votes cast)
Finishing Touch of Jilbab, 3.2 out of 5 based on 66 ratings
Be Sociable, Share!

Tags: ,

10 comments

  1. liesca
  2. admin
  3. mama izza
  4. dewich
  5. dsy
  6. Miko

Trackback e pingback

No trackback or pingback available for this article

Leave a Reply