
Batik telah menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang diwariskan lintas generasi. Di balik setiap motifnya tersimpan filosofi, nilai, dan cerita yang terus hidup mengikuti perjalanan zaman. Kini, batik tidak lagi hanya hadir melalui teknik tradisional, tetapi juga berkembang dalam berbagai interpretasi yang memperkaya keindahannya bersama makna yang dimilikinya.
Melalui sentuhan bordir, motif-motif batik dihadirkan dalam dimensi baru yang lebih bertekstur, elegan, dan modern. Setiap helai benang membentuk detail yang mempertegas karakter motif sekaligus menghadirkan kesan eksklusif pada setiap rancangan. Inilah wujud Batik to the Next Level—sebuah pertemuan harmonis antara warisan budaya dan inovasi desain, di mana tradisi terus berkembang menjadi karya yang relevan bagi perempuan masa kini. Modern, timeless, dan tetap berakar pada nilai-nilai yang menjadikan batik begitu istimewa.
BATIK PARANG
Motif Parang telah melintasi waktu sebagai salah satu warisan paling ikonis dalam budaya batik Indonesia. Melalui koleksi ini, Parang tidak lagi hadir sebagai motif yang dicanting di atas kain melainkan Tuneeca menghadirkan interpretasi baru atas motif Parang dengan menerjemahkannya ke dalam seni bordir yang kaya tekstur dan detail. Sebuah transformasi yang menjadikan warisan budaya terasa lebih kontemporer, ia bisa bertumbuh, berevolusi, dan menemukan keindahan baru tanpa mengurangi makna yang telah diwariskan lintas generasi.
Abaya Nareswari
Abaya Nareswari menghadirkan sisi Parang yang lebih ekspresif. Yang membuat desain ini istimewa adalah bagaimana elemen Parang dipadukan dengan sulaman floral kontemporer. Bordir tidak hanya menjadi dekorasi, tetapi mengalir mengikuti garis potongan busana sehingga menciptakan komposisi yang artistik. Tekstur kain bermotif geometris semakin memperkaya tampilannya, menghasilkan harmoni antara struktur, warna, dan bordir dalam satu kesatuan desain.
Gamis Bordir Batik Paramita & Gamis Bordir Batik Arkana
Dalam koleksi Gamis Bordir Batik Paramita dan Gamis Bordir Batik Arkana Tuneeca menghadirkan Batik Parang melalui interpretasi yang lebih artistik dengan menjadikan bordir sebagai medium utamanya. Pola yang di angkat merupakan rangkaian bordir yang mengikuti garis depan busana, membentuk siluet jenjang sekaligus memberikan dimensi visual yang lebih kaya. Detail braid trim bernuansa emas membingkai komposisi bordir dengan elegan. Hadir dalam dua pilihan yang berbeda, T-0726002 Gamis Bordir Batik Paramita memancarkan karakter yang hangat dan berani, sedangkan T-0726016 Gamis Bordir Batik Arkana menawarkan nuansa yang lebih tenang dan anggun. Batik Parang tidak hanya dapat diwariskan sebagai sebuah motif, tetapi juga berevolusi menjadi karya bordir yang modern, eksklusif, dan tetap setia pada filosofi yang menghidupinya.
Gamis Batik Arunika & Gamis Baskara
Melalui Kemeja Formal Nirmala-Hitam dan Kemeja Formal Nirmala-Hijau Sage Tuneeca menghadirkan interpretasi baru dengan mengubah motif Parang menjadi karya bordir yang kaya tekstur dan dimensi. Garis-garis diagonal khas Parang disusun melalui bordir yang membentuk panel dekoratif pada bagian bawah busana. Pendekatan ini menjadikan motif Parang bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan bagian dari sebuah narasi desain yang memberi ruang bagi tradisi dan inovasi untuk tumbuh bersama. Hadir dalam dua pilihan warna, T-0726103 menawarkan nuansa yang hangat dan berkarakter, sementara T-0726104 tampil lebih lembut dan menenangkan.
Karena pada akhirnya, Batik to the Next Level bukanlah tentang mengubah identitas batik menjadi sesuatu yang baru. Melainkan tentang memberikan ruang bagi warisan untuk terus bertumbuh, agar setiap perempuan dapat mengenakannya bukan hanya sebagai busana, tetapi sebagai kisah yang tetap hidup dari generasi ke generasi.
BATIK KAWUNG
Motif Kawung telah menjadi salah satu warisan batik tertua di Indonesia yang merepresentasikan keseimbangan, kebijaksanaan, dan kesempurnaan hidup. Selama berabad-abad, Kawung dikenal melalui goresan malam di atas kain. Namun dalam koleksi ini, Tuneeca memilih untuk menghadirkannya melalui pendekatan yang berbeda. Motif Kawung tidak lagi sekadar menjadi pola yang dicetak, melainkan diinterpretasikan ulang menjadi karya bordir. Setiap helai benang menggantikan sapuan canting, membangun kedalaman visual yang menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati keindahan batik. Sebuah langkah yang membawa batik melampaui fungsinya sebagai warisan budaya, menjadi karya kontemporer yang tetap berakar pada filosofi luhur Nusantara.
Long Coat Batik Naresa
Motif Kawung hadir sebagai pola geometris yang membingkai bagian depan busana, sementara sulaman bunga berwarna merah marun, emas, putih, dan sentuhan merah muda tumbuh anggun di atasnya. Detail batik pada plaket serta manset menjadi pengingat bahwa di balik inovasi yang modern, akar budaya tetap menjadi identitas yang tidak pernah ditinggalkan. Long Coat Batik Naresa bukan sekadar menghadirkan motif Kawung dalam tampilan baru, tetapi membuktikan bahwa melalui seni bordir, batik dapat memiliki kedalaman visual yang lebih kaya dan lebih eksklusif.
Kemeja Formal Niswara-Biru Navy & Kemeja Formal Niswara-Hijau Toska
Nilai-nilai yang ada dalam Batik kawung menjadi inspirasi Tuneeca dalam menghadirkan Kemeja Formal Niswara-Biru Navy dan Kemeja Formal Niswara-Hijau Toska sebagai interpretasi bordir yang lebih modern dan berdimensi. Motif Kawung disusun rapi pada bagian bawah busana sebagai fondasi visual, kemudian diperkaya dengan sulaman floral yang mengalir lembut. Keunikan koleksi ini terletak pada permainan layer di bagian depan yang membingkai keseluruhan komposisi bordir. Setiap tusuk bordir menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan batik Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa sebuah tradisi dapat terus berkembang melalui inovasi tanpa kehilangan makna yang menjadi jiwanya.
Inilah interpretasi Batik Kawung yang melangkah ke tingkat berikutnya modern, timeless, dan hidup dalam setiap helai benang.
Kebaya dalam Balutan Modern
Kebaya telah lama menjadi simbol keanggunan perempuan Indonesia. Melalui T-0726012 Gamis Kebaya Sekala dan T-0726014 Gamis Kebaya Mirasih Tuneeca menghadirkan interpretasi baru yang tetap menghormati akar tradisinya, namun disesuaikan dengan gaya hidup perempuan modern. Siluet kebaya klasik dipertahankan melalui potongan yang membentuk tubuh secara elegan, sementara detail kerah tegak, garis depan yang tegas, serta permainan panel menciptakan tampilan yang lebih kontemporer dan praktis untuk dikenakan dalam berbagai kesempatan. Keduanya menjadi bukti bahwa kebaya tidak hanya sebagai busana tradisional, melainkan dapat terus berkembang menjadi karya yang relevan dengan zaman.
Melalui koleksi terbaru ini, Tuneeca mempersembahkan sebuah cara baru dalam memaknai batik. Bukan sekadar menghadirkannya sebagai motif pada kain, melainkan mengolahnya menjadi karya bordir yang kaya tekstur dan penuh detail.
Abaya Nareswari
Gamis Bordir Batik Nayana
Gamis Bordir Batik Paramita






Leave a Reply